Social Media Agency


ARWUDA– Beberapa tahun silam bagi khalayak yang ingin mengadukan keluhan terhadap suatu brand memerlukan beberapa langkah kompleks, yaitu dengan mengirim surat melalui suara konsumen atau menelpon layanan pelanggan. Lain halnya dengan yang terjadi pada era digital saat ini. Media sosial dapat digunakan khalayak untuk melakukan keluhan pada perusahaan.  Meski demikian, jangan sampai khalayak melakukan protes atau marah secara online mengenai produk atau strategi pemasaran yang Anda kerjakan. Anda harus tetap berinovasi  dan menyesuaikan diri dengan keadaan pasar.

Kemampuan media sosial untuk menjangkau pelanggan secara luas lebih mudah dilakukan dan sangat membantu dalam proses pengembangan produk, namun bisnis melalui media sosial yang dijalankan haruslah responsif terhadap khalayak. Berikut tiga langkah sederhana untuk pengembangan produk sesuai kebutuhan khalayak yang dipasarkan di media sosial:
1. Cari Earlyvangelists

Dewasa ini, perusahaan cerdas mengajukan banyak pertanyaan di awal dalam pengembangan brand. Brand melibatkan pelanggan atau khalayak mereka dalam proses penggembangan produk sejak dini. Hal ini seringkali disebut “customer development model”(model pengembangan pelanggan)

Earlyevangelists digambarkan sebagai pelanggan yang bersedia mengambil resiko dalam pengembangan suatu brand karena mereka dapat mengamati potensi untuk memecahkan masalah secara kritis dan cepat.

2. Membangun Produk dengan fitur Minimum
Mulai dengan sederhana dan ajak khalayak Anda memberi komentar dan masukan mengenai brand Anda. Dengan demikian, Anda akan tahu apa yang khalayak Anda inginkan dan mereka akan aktif dalam media Anda.

Ketika Anda mampu memecahkan masalah bagi earlyevangelist, Anda sudah membangun basis pelanggan yang akan medukung promosi kepada khalayak sasaran lainnya.
Google merupakan media social yang berfokus pada pelanggan, sehingga Google memiliki aplikasi yang akan memudahkan pelanggan untuk memberikan umpan balik. Dari hal itu dapat dengan mudah diidentifikasi apa yang disukai dan tidak disukai khalayak dengan cepat. Sehingga peningkatan layanan dapat dilakukan dengan lebih cepat.

3. Release, Iterate and Repeat

Buat, Ubah dan Ulangi. Setelah berhasil dalam langkah awal membangun brand yang diinginkan, uji keberadaan Anda dan tawarkan brand di media lainnya dan khalayak lain. Hal ini dilakukan untuk mendapat umpan balik dari khalayak lainnya dan akirnya mendapatkan pelajaran baru untuk mengembangkan brand ke depannya.

Mungkin mengembangkan bisnis dengan cara ini merupakan hal baru dan beresiko, namun melihat khalayak di era digital, cara ini diangap efektif dalam merangkul pelanggan untuk terlibat langsung dalam pengembangan suatu brand dan membuat khalayak yang sudah dimiliki lebih terlibat aktif, bukan hanya sebagai penonton.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: