Social Media Agency

KPI Dan ROI ?


ARWUDA – Sebelum memulai suatu kegiatan atau aktifitas di media sosial, ada beberapa elemen untuk bahan pertimbangan dalam melihat keberhasilan suatu kegiatan. Budget yang dikeluarkan untuk suatu kegiatan media sosial harus diikuti dengan KPI (Key Performance Indicator) yang seimbang.
Misalnya tetapkan berapa banyak fans atau pengikut atau komentar yang ingin anda raih. Buat strategi dasar yang kuat dalam membentuk KPI agar performa kegiatan dapat dikontrol dan tetap fokus.
Kegiatan media sosial merupakan kegiatan yang memerlukan budget yang relatif kecil. Meski demikian segala bentuk investasi yang dilakukan perusahaan harus mempertimbangkan nilai kembali (ROI).  Mungkin saja kita berhasil mengumpulkan khalayak media sosial dari kegiatan yang dilakukan, namun bagaimana mendapatkan uang dari sana? Sebelum membahas nilai investasi, kembali lihat KPI dari suatu kegiatan. Mungkin saja kita bisa mengumpulkan ribuan pengikut/fans/pelanggan (subscriber), namun lebih dari itu, bagaimana interaksi perusahaan dengan khalayak? Adakah re-tweet/share/komentar/ulasan dan bagaimana traffic (kepadatan) penggunjung situs media sosial terkait?
Interaksi lebih penting daripada hanya sekedar jumlah fans, namun interaksi yang berpengaruh pada khalayak, menjadi lebih penting lagi. Kita harus dapat memberi kepuasan kepada khalayak. Hal itu ditunjukkan dari masukan positif yang diterima dalam media sosial. Selain itu, ketika kita mampu memuaskan  khalayak, mereka akan lebih banyak lagi mengajak teman mereka bergabung di situs kita.

Setelah sampai pada KPI yang diharapkan di dunia digital, saatnya melihat nilai investasi di dunia nyata. Apakah dengan segala upaya yang dilakukan di media sosial meningkatkan penjulan produk atau konsumen yang loyal pada suatu produk/perusahaan tertentu. Harus ada nilai transaksi yang dimuat dan akhirnya modal yang dikeluarkan untuk berpromosi melalui media sosial harus kembali bahkan menghasilkan laba.
Setelah suatu kegiatan selesai, entah berhasil atau tidak, evaluasi harus tetap dilakukan dan apa KPI perusahaan harus dibentuk kembali. Mungkin saja untuk memperdalam wawasan, tim akan membutuhkan buku panduan atau bahan lainnya untuk menambah wawasan, hal itu juga perlu untuk didiskusikan agar perkembangan media sosial dapat terus dimonitor. Bahkan perlu juga meihat apa yang sudah dicapai kompetitor agar KPI ke depannya dapat lebih disempurnakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: